Seberapa Berpengaruh Brand Tap-in Buka Booth di Event? Ini Dampak Nyatanya
Di tengah era digital yang semakin padat dan kompetitif, banyak brand mulai merasakan satu hal yang sama, dimana iklan digital tidak lagi seefektif dulu. Biaya ads naik, algoritma berubah-ubah, reach makin sempit, dan audiens semakin kebal terhadap promosi yang terlalu repetitif. Scroll cepat, skip iklan, atau bahkan mute, semua itu jadi tantangan harian brand.
Di titik inilah, offline touchpoint kembali mendapat tempat. Festival, expo, bazaar, pop-up market, hingga community event bukan lagi sekadar ajang kumpul-kumpul, tetapi berubah menjadi kanal strategis untuk brand activation. Brand yang “tap-in” ke event bukan hanya datang untuk jualan, tetapi untuk menciptakan pengalaman yang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh layar.
Namun muncul pertanyaan penting, seberapa besar sebenarnya pengaruh membuka booth di event terhadap performa brand? Apakah benar-benar memberikan dampak nyata, atau hanya sekadar ikut tren?
Faktanya, kehadiran brand di event dapat memberikan dampak signifikan terhadap penjualan, awareness, hingga hubungan jangka panjang dengan konsumen, jika dikelola dengan tepat.
Lalu, apa saja sih dampak tersebut? Cek yuk, beberapa dampak nyata yang bisa dirasakan brand ketika membuka booth di event.
1. Meningkatkan Penjualan Secara Langsung

Salah satu dampak paling cepat dan mudah diukur dari membuka booth di event adalah penjualan langsung. Event menciptakan momentum yang jarang bisa ditiru oleh kanal lain. Beberapa faktor yang membuat event sangat efektif untuk sales:
- Promo eksklusif on-site. Diskon khusus, bundling, atau bonus yang hanya berlaku di lokasi event menciptakan rasa urgensi. Pengunjung tahu, jika tidak beli sekarang, kesempatan itu akan hilang.
- Impulsive buying dari suasana event. Event adalah ruang emosi. Musik, keramaian, visual booth, dan interaksi langsung membuat pengunjung lebih mudah mengambil keputusan spontan.
- Demo, tester, dan live trial. Produk yang bisa dicoba langsung jauh lebih cepat terjual. Konsumen tidak perlu membayangkan, mereka bisa merasakan sendiri manfaatnya.
Booth yang dirancang interaktif, dikombinasikan dengan promo yang relevan, sering kali menghasilkan konversi di tempat yang signifikan. Tidak heran banyak brand menjadikan event sebagai channel sales jangka pendek yang sangat efektif.
2. Boost Brand Awareness dengan Cara yang Lebih Human

Brand awareness tidak selalu dibangun dari seberapa sering logo muncul di layar. Justru, pengalaman fisik sering kali meninggalkan kesan yang jauh lebih kuat. Ketika pengunjung bisa melihat produk secara langsung, menyentuh kemasan, mencoba fungsi atau rasa, serta berinteraksi dengan tim brand, memori yang terbentuk menjadi lebih dalam dibanding sekadar menonton iklan digital beberapa detik.
Ditambah dengan booth yang memiliki visual konsisten, mulai dari warna, tone, layout, logo, hingga seragam tim yang membuat brand recall terbentuk secara alami. Meski tidak langsung membeli, rasa familiar akan muncul kembali saat audiens menemukan brand yang sama di marketplace atau media sosial. Di titik inilah pengalaman offline berperan sebagai pemicu kepercayaan awal sebelum keputusan pembelian terjadi. Inilah kekuatan human experience, di mana brand terasa lebih nyata, lebih dekat, dan jauh lebih mudah diingat.
3. Membangun Brand Loyalty Lewat Interaksi Langsung

Jika awareness adalah pintu masuk, maka loyalty dibangun dari hubungan, dan hubungan paling kuat hampir selalu lahir dari interaksi tatap muka. Booth event memberi ruang bagi brand untuk hadir secara utuh, bukan sekadar tampil. Di booth event, brand memiliki kesempatan untuk:
- Ngobrol langsung dengan konsumen, menciptakan komunikasi dua arah yang lebih hangat dan personal.
- Mendengarkan kebutuhan dan keluhan secara real-time, tanpa distorsi seperti di kolom komentar atau chat.
- Memberikan rekomendasi yang relevan dan sesuai konteks, bukan sekadar skrip penjualan.
- Menunjukkan hospitality brand secara nyata, mulai dari cara menyapa, bahasa tubuh, hingga kualitas pelayanan.
Interaksi sederhana, seperti senyum yang tulus, penjelasan yang jujur, dan bantuan yang responsif, sering kali menjadi pembeda besar. Konsumen merasa diperhatikan sebagai individu, bukan sekadar target penjualan.
Pengalaman positif ini membangun emotional connection yang kuat dan membekas. Ketika konsumen sudah terhubung secara emosional, loyalitas jangka panjang terbentuk secara alami, bukan karena diskon sesaat, tetapi karena rasa percaya dan pengalaman yang menyenangkan.
4. Memperkuat Jaringan & Komunitas Brand

Event bukan hanya soal bertemu konsumen baru, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat ekosistem brand secara menyeluruh. Booth event menghadirkan titik temu yang mempertemukan brand dengan berbagai pihak dalam suasana yang lebih terbuka dan alami. Melalui booth event, brand dapat:
- Bertemu langsung dengan pelanggan existing, memperkuat hubungan dan membangun kedekatan yang lebih personal.
- Menjangkau audiens baru yang lebih relevan, karena event biasanya sudah memiliki segmentasi pengunjung yang jelas.
- Mengadakan mini community gathering, baik formal maupun informal, untuk memperkuat rasa kebersamaan dengan brand.
- Berkenalan dengan calon partner, supplier, atau kolaborator, yang berpotensi membuka peluang kerja sama jangka panjang.
Tidak sedikit kolaborasi besar justru bermula dari obrolan ringan di area event, bukan dari proposal yang kaku. Event menciptakan ruang percakapan yang cair, organik, dan penuh peluang. Dalam jangka panjang, jaringan dan komunitas yang terbentuk ini menjadi aset strategis yang sulit dibangun hanya melalui kanal digital.
5. Menciptakan Brand Experience yang Konsisten

Booth event adalah panggung paling jujur untuk menunjukkan siapa brand Anda sebenarnya. Di ruang inilah positioning brand diuji secara nyata, mulai dari konsistensi identitas visual, kejelasan personality merek, gaya komunikasi yang digunakan, hingga nilai yang ingin disampaikan kepada audiens.
Setiap detail memiliki peran seperti, desain booth, cara tim menyapa pengunjung, pilihan bahasa, hingga alur pengalaman di dalam booth secara keseluruhan membentuk persepsi brand di benak pengunjung. Brand yang tampil konsisten akan terasa profesional, matang, dan terpercaya, sementara booth yang disiapkan tanpa konsep justru berisiko merusak citra yang telah dibangun secara online. Karena itu, kehadiran di event bukan sekadar soal hadir, melainkan hadir dengan konsep yang terencana dan selaras dengan identitas brand.
Membuka booth di event bukan sekadar ikut tren atau “biar kelihatan aktif”. Tapi menjadi investasi strategis untuk meningkatkan brand awareness, membangun hubungan yang lebih dalam dengan audiens, serta menciptakan konversi nyata dari target market yang tepat.
Dengan pendekatan yang terukur, event marketing berperan sebagai jembatan offline-to-online yang sangat powerful, mengubah pengalaman fisik di event menjadi repeat purchase, engagement digital, dan loyalitas jangka panjang.
Di sinilah peran partner yang tepat menjadi krusial. FAS siap membantu brand Anda merancang event activation, booth experience, dan strategi engagement yang bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga berdampak langsung pada sales dan brand growth.
Hubungi Kami di WA: +628041745745. Kunjungi Website FAS dan laman sosial media kami di Instagram & TikTok FAS.
